Kemegahan Candi Arjuna, Dieng

Candi Arjuna merupakan kompleks candi terbesar yang terletak di Dieng, Wonosobo. Kompleks candi ini diperkirakan terbentuk sekitar awal abad ke-9 masehi, hal itu dibuktikan dengan adanya sebuah prasasti yang berumur 809 Masehi, prasasti tersebut menjadi salah satu prasasti tertua yang ada di Indonesia. Candi ini merupakan peninggalan Dinasti Sanjaya, tidak sulit untuk menemukan candi ini ketika anda berlibur ke kawasan dataran tinggi Dieng, banyak plang penunjuk jalan yang menuju ke lokasi ini, banyak juga paket wisata Dieng yang menawarkan perjalanan ke destinasi ini.

Luas kawasan candi ini tergolong kecil jika dibandingkan dengan Candi Prambanan dan Candi Borobudur, namun destinasi wisata ini cukup menarik bagi anda yang ingin berwisata dengan nuansa sejarah dan berburu foto dengan latar candi-candi peninggalan zaman lampau. Beberapa aktivitas yang dapat anda lakukan di Candi Arjuna diantaranya berwisata sejarah dan arsitek, mengelilingi candi melihat kemegahannya, mengunjungi Museum Kailasa yang penuh dengan koleksi batu, dan menyaksikan Dieng Culture Festival dan Jazz.

Kemegahan Candi Arjuna, Dieng

Wisata Sejarah di Kompleks Candi Arjuna, Dieng

Pada kompleks Candi Arjuna, terdapat lima candi yang berjajar dari utara ke selatan dengan luas sekitar 1 hektar. Candi tersebut mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda, namun dengan tinggi yang cukup sama yaitu sekitar 5 meter. Candi-candi tersebut dijuluki dengan nama Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Sembadra, dan Candi Puntadewa. Jangan heran jika melihat jalur batu kerikil yang berada di sekeliling candi, jalur tersebut digunakan oleh umat agama Hindu untuk bersembahyang mengelilingi candi.

Menurut bukti-bukti dan peninggalan yang ditemukan, candi ini dahulu digunakan sebagai tempat pemujaan Dewa Syiwa, yaitu dewa tertinggi dalam agama Hindu setelah Wisnu dan Brahma. Selain melihat megahnya berbagai candi di kompleks Candi Arjuna, ketika waktu tertentu, destinasi wisata ini digunakan sebagai tempat festival budaya yaitu Dieng Culture Festival, terdapat ritual memotong rambut anak berambut gimbal ketika puncak festivalnya, anda juga bisa menikmati musik Jazz dan melihat ratusan lampion yang di lepaskan ke langit.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *